Sergio Ikuti Upacara HUT RI ke-68 di Cipatat
"Ya, bagus karena acaranya juga tadi bagus," ujar pemain PERSIB bernomor punggung 10 ini, usai mengikuti upacara yang jatuh tanggal 17 Agustus 2013 ini.
Pada acara tersebut, pemain keuturunan Belanda ini mengikuti upacara bersama rekan-rekanya. Sergio menuturkan, pada acara yang dimulai sekitar pukul 09.45 WIB ini, dirinya menyukai penampilan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengibarkan bendera Indonesia berukuran besar di tengah lapang.
"Saya bisa lihat tadi pertujunkan dan yang paling bagus yang terakhir, yang bendera-bendera dikibarkan, saya suka itu," ucapnya.
Sementara itu, perayaan kemerdekaan RI ke-68 ini merupakan perayaan kemerdekaan yang pertama bagi Sergio setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Sergio pun mengatakan ada beberapa perbedaan antara perayaan HUT RI dengan perayaan Kemerdekaan Belanda.
Menurut Sergio, perayaan kemerdekaan di Indonesia diperingati dengan pengibaran bendera dan upacara di berbagai daerah dan berbagai tempat, sedangkan di Belanda menurut Sergio upacara hanya diadakan di kota besar saja.
"Ini yang pertama kali untuk saya, selama di Belanda saya tidak pernah merayakan ini (HUT RI), di Indonesia lebih banyak yang upacara, di Belanda juga ada upacara di Amsterdam, tapi di kota-kota lain lebih banyak pesta," kata Sergio.
"Saya bisa lihat tadi pertujunkan dan yang paling bagus yang terakhir, yang bendera-bendera dikibarkan, saya suka itu," ucapnya.
Sementara itu, perayaan kemerdekaan RI ke-68 ini merupakan perayaan kemerdekaan yang pertama bagi Sergio setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Sergio pun mengatakan ada beberapa perbedaan antara perayaan HUT RI dengan perayaan Kemerdekaan Belanda.
Menurut Sergio, perayaan kemerdekaan di Indonesia diperingati dengan pengibaran bendera dan upacara di berbagai daerah dan berbagai tempat, sedangkan di Belanda menurut Sergio upacara hanya diadakan di kota besar saja.
"Ini yang pertama kali untuk saya, selama di Belanda saya tidak pernah merayakan ini (HUT RI), di Indonesia lebih banyak yang upacara, di Belanda juga ada upacara di Amsterdam, tapi di kota-kota lain lebih banyak pesta," kata Sergio.
Sumber disini













0 comments